Selasa, 06 Oktober 2020

LKBB MT s Maarif NU 1 JATILAWANG di SMK Maarif NU Rawalo

0 komentar

Minggu, 02 Agustus 2020

Video Manusajati

0 komentar





Jumat, 27 September 2019

Huwanur

0 komentar

Senin, 09 September 2019

Sluku sluku bathok

0 komentar

Kamis, 14 Februari 2019

Video Pembelajaran Bu Lastri

0 komentar

Kamis, 23 Agustus 2018

Sluku bathok live

0 komentar

Jumat, 29 September 2017

PENDIDIKAN PKn UNU PURWOKERTO

0 komentar


Mata kuliah Pendidikan Pancasila memberikan penjelasan tentang perlunya diberikan perkuliahan Pancasila dari berbagai sudut pandang, beberapa teori asal mula, fungsi dan kedudukan, hubungannya dengan Pembukaan UUD 1945, pemikiran dan pelaksanaan serta reformasi pemikiran dan pelaksanaan Pancasila. Selain hal tersebut di atas, pada matakuliah Pendidikan Pancasila ini juga dibahas permasalahan aktual dewasa ini khususnya tentang SARA, HAM, krisis ekonomi, dan berbagai pemikiran yang digali dari nilai-nilai Pancasila.
Modul-modul matakuliah Pendidikan Pancasila ini disusun berdasarkan Garis Besar Program Pembelajaran yang tertuang dalam Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nomor: 265/DIKTI/2000 tentang Penyempurnaan Kurikulum Inti Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Pendidikan Pancasila Pada Perguruan Tinggi di Indonesia.
Tujuan umum yang ingin dicapai oleh matakuliah Pendidikan Pancasila tertuang dalam Tujuan Instruksional Umum, yaitu mahasiswa diharapkan dapat:
  1. Memahami landasan diberikannya perkuliahan Pancasila.
  2. Memahami pengertian Pancasila.
  3. Memahami pengetahuan ilmiah secara umum dan Pancasila sebagai pengetahuan ilmiah.
  4. Memahami Pancasila sebagai obyek studi ilmiah.
  5. Memahami pengertian teori asal mula.
  6. Memahami teori asal mula Pancasila secara budaya, asal mula Pancasila formal, dan dinamika Pancasila sebagai dasar negara.
  7. Memahami dan menjelaskan fungsi serta kedudukan Pancasila, baik secara formal yaitu Pancasila sebagai Dasar Negara Indonesia maupun secara material yakni Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa.
  8. Memahami dan menjelaskan tentang hubungan Pancasila dan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 maupun kedudukan hakiki Pembukaan UUD 1945.
  9. Memahami dan menjelaskan pemikiran dan pelaksanaan Pancasila serta Reformasi pemikiran dan pelaksanaan Pancasila.
  10. Memahami dan menjelaskan berbagai permasalahan aktual dewasa ini, khususnya permasalahan SARA, HAM, dan krisis ekonomi serta berbagai pemikiran yang digali dari nilai-nilai Pancasila untuk memecahkan permasalahan tersebut.
Beban kredit matakuliah Pendidikan Pancasila adalah 2 sks. Setiap sks mempunyai 3 modul sehingga matakuliah ini mempunyai 6 modul. Keenam judul modul mencerminkan tujuan instruksional umum yang dibahas pada modul tersebut. Adapun judul modul tersebut adalah:
Modul 1 : Pancasila dan Pengetahuan Ilmiah
Modul 2 : Asal Mula Pancasila
Modul 3 : Fungsi dan Kedudukan Pancasila
Modul 4 : Pancasila dan UUD 1945
Modul 5 : Pelaksanaan Pancasila
Modul 6 : Pancasila dan Permasalahan Aktual
Tujuan instruksional umum tersebut di atas kemudian dipecah/dirinci lagi dalam satu atau lebih tujuan instruksional khusus. Esensi tujuan instruksional khusus tersebut mencerminkan jenis-jenis perilaku akhir yang seyogianya dapat ditunjukkan oleh para mahasiswa setelah mempelajari modul ini.
Keseluruhan pembahasan bahan-bahan kuliah yang terdapat di dalam modul ini penyajiannya diusahakan sesederhana mungkin, terutama untuk hal tertentu yang materinya banyak, akan tetapi tentu saja ada bahan-bahan yang memang belum tertampung dalam modul seluruhnya, untuk pengembangan dan penyajiannya dapat dilihat dari sumber Pustaka lain. Demikin gambaran tentang matakuliah Pendidikan Pancasila. Dengan adanya gambaran ini diharapkan para mahasiswa dapat menyiapkan diri untuk lebih baik.

Silahkan klik  https://drive.google.com/file/d/0B3J9ktYDjEIVcnlHeVdlM29uTEk/view?usp=sharing 
Selamat belajar semoga sukses!

Selasa, 03 Januari 2017

Gala gala Gema Tasfirul Afkar

0 komentar

https://youtu.be/9ejzGPz77iE

Selasa, 09 Juli 2013

DASAR KOMUNIKASI

0 komentar



Information Systems
KOMUNIKASI DATA




























Dosen Pengampu : Drs. Daliyo, Dipl. Comp.
DISUSUN OLEH:
Nama : ......................
Nim : ............................................
Program Studi : ..................................................



MTs MA’ARIF NU 1 JATILAWANG
TAHUN 2013




1. Komunikasi Data
Komunikasi data adalah merupakan bagian dari telekomunikasi yang secara khusus
berkenaan dengan transmisi atau pemindahan data dan informasi diantara komputerkomputer
dan piranti-piranti yang lain dalam bentuk digital yang dikirimkan melalui
media komunikasi data. Data berarti informasi yang disajikan oleh isyarat digital.
Komunikasi data merupakan baguan vital dari suatu masyarakat informasi karena
sistem ini menyediakan infrastruktur yang memungkinkan komputer-komputer dapat
berkomunikasi satu sama lain.
1.1 Komponen Komunikasi Data
·         Pengirim, adalah piranti yang mengirimkan data
·         Penerima, adalah piranti yang menerima data
·         Data, adalah informasi yang akan dipindahkan
·         Media pengiriman, adalah media atau saluran yang digunakan untuk mengirimkan data
·         Protokol, adalah aturan-aturan yang berfungsi untuk menyelaraskan
hubungan.


Gambar. Komunikasi data


2. Perbedaan Sinyal/Isyarat Analog Dengan Digital
2.1 Sinyal Analog
Sinyal analog adalah sinyal data dalam bentuk gelombang yang yang kontinyu,
yang membawa informasi dengan mengubah karakteristik gelombang.
Dua parameter/karakteristik terpenting yang dimiliki oleh isyarat analog adalah
amplitude dan frekuensi. Isyarat analog biasanya dinyatakan dengan gelombang sinus,mengingat gelombang sinus merupakan dasar untuk semua bentuk isyarat analog. Hal ini didasarkan kenyataan bahwa berdasarkan analisis fourier, suatu sinyal analog dapat diperoleh dari perpaduan sejumlah gelombang sinus.
Dengan menggunakan sinyal analog, maka jangkauan transmisi data dapat
mencapai jarak yang jauh, tetapi sinyal ini mudah terpengaruh oleh noise. Gelombang pada sinyal analog yang umumnya berbentuk gelombang sinus memiliki tiga variable dasar, yaitu amplitudo, frekuensi dan phase.
·         Amplitudo merupakan ukuran tinggi rendahnya tegangan dari sinyal analog.
·         Frekuensi adalah jumlah gelombang sinyal analog dalam satuan detik.
·         Phase adalah besar sudut dari sinyal analog pada saat tertentu.
2.2 Sinyal Digital
Sinyal digital merupakan sinyal data dalam bentuk pulsa yang dapat mengalami
perubahan yang tiba-tiba dan mempunyai besaran 0 dan 1. Sinyal digital hanya
memiliki dua keadaan, yaitu 0 dan 1, sehingga tidak mudah terpengaruh oleh derau,
tetapi transmisi dengan sinyal digital hanya mencapai jarak jangkau pengiriman data
yang relatif dekat.
Biasanya sinyal ini juga dikenal dengan sinyal diskret. Sinyal yang mempunyai dua
keadaan ini biasa disebut dengan bit. Bit merupakan istilah khas pada sinyal digital.
Sebuah bit dapat berupa nol (0) atau satu (1). Kemungkinan nilai untuk sebuah bit
adalah 2 buah (21). Kemungkinan nilai untuk 2 bit adalah sebanyak 4 (22), berupa 00,
01, 10, dan 11. Secara umum, jumlah kemungkinan nilai yang terbentuk oleh
kombinasi n bit adalah sebesar 2n buah.
 3. Protokol
Protokol adalah sebuah aturan yang mendefinisikan beberapa fungsi yang ada dalam
sebuah jaringan komputer, misalnya mengirim pesan, data, informasi dan fungsi lain
yang harus dipenuhi oleh sisi pengirim dan sisi penerima agar komunikasi dapat
berlangsung dengan benar, walaupun sistem yang ada dalam jaringan tersebut berbeda
sama sekali. Protokol ini mengurusi perbedaan format data pada kedua sistem hingga
pada masalah koneksi listrik.
Standar protokol yang terkenal yaitu OSI (Open System Interconnecting) yang
ditentukan oleh ISO (International Standart Organization).

3.1 Komponen Protokol
1.      Aturan atau prosedur
·      Mengatur pembentukan/pemutusan hubungan
·      Mengatur proses transfer data
2.      Format atau bentuk
·      representasi pesan
3.      Kosakata (vocabulary)
·      Jenis pesan dan makna masing-masing pesan

3.2 Fungsi Protokol
Secara umum fungsi dari protokol adalah untuk menghubungkan sisi pengirim dan
sisi penerima dalam berkomunikasi serta dalam bertukar informasi agar dapat berjalan
dengan baik dan benar. Sedangkan fungsi protokol secara detail dapat dijelaskan
berikut:
·      Fragmentasi dan reassembly
Fungsi dari fragmentasi dan reasembly adalah membagi informasi yang dikirim
menjadi beberapa paket data pada saat sisi pengirim mengirimkan informasi
dan setelah diterima maka sisi penerima akan menggabungkan lagi menjadi
paket informasi yang lengkap.
·      Encaptulation
Fungsi dari encaptulation adalah melengkapi informasi yang dikirimkan dengan
address, kode-kode koreksi dan lain-lain.
·      Connection control
Fungsi dari Connection control adalah membangun hubungan (connection)
komunikasi dari sisi pengirim dan sisi penerima, dimana dalam membangun
hubungan ini juga termasuk dalam hal pengiriman data dan mengakhiri
hubungan.
·      Flow control
Berfungsi sebagai pengatur perjalanan datadari sisi pengirim ke sisi penerima.
·      Error control
Dalam pengiriman data tak lepas dari kesalahan, baik itu dalam proses
pengiriman maupun pada waktu data itu diterima. Fungsi dari error control
adalah mengontrol terjadinya kesalahan yang terjadi pada waktu data
dikirimkan.
·      Transmission service
Fungsi dari transmission service adalah memberi pelayanan komunikasi data
khususnya yang berkaitan dengan prioritas dan keamanan serta perlindungan
data.
3.3 Susunan Protokol
Protokol jaringan disusun oleh dalam bentuk lapisan-lapisan (layer). Hal ini
mengandung arti supaya jaringan yang dibuat nantinya tidak menjadi rumit. Di dalam
layer ini, jumlah, nama, isi dan fungsi setiap layer berbeda-beda. Akan tetapi tujuan
dari setiap layer ini adalah memberi layanan ke layer yang ada di atasnya. Susunan dari
layer ini menunjukkan tahapan dalam melakukan komunikasi.
Antara setiap layer yang berdekatan terdapat sebuah interface. Interface ini
menentukan layanan layer yang di bawah kepada layer yang di atasnya. Pada saat
merencanakan sebah jaringan, hendaknya memperhatikan bagaimana menentukan
interface yang tepat yang akan ditempatkan di antara dua layer yang bersangkutan.
3.4 Standarisasi Protokol (ISO 7498)
ISO (International Standard Organization) mengajukan struktur dan fungsi protocol
komunikasi data. Model tersebut dikenal sebagai OSI (Open System Interconnection)
Reference Model.
Terdiri atas 7 layer (lapisan) yang mendefinisikan fungsi. Untuk tiap layernya dapat
terdiri atas sejumlah protocol yang berbeda, masing-masing menyediakan pelayanan
yang sesuai dengan fungsi layer tersebut.
1. Application Layer: interface antara aplikasi yang dihadapi user and resource
jaringan yang diakses. Kelompok aplikasi dengan jaringan:
· File transfer dan metode akses
· Pertukaran job dan manipulasi
· Pertukaran pesan
2. Presentation Layer: rutin standard me-presentasi-kan data.
· Negosiasi sintaksis untuk transfer
· Transformasi representasi data
3. Session Layer: membagi presentasi data ke dalam babak-babak (sesi)
· Kontrol dialog dan sinkronisasi
· Hubungan antara aplikasi yang berkomunikasi
4. Transport Layer:
· Transfer pesan (message) ujung-ke-ujung
· Manajemen koneksi
· Kontrol kesalahan
· Fragmentasi
· Kontrol aliran
5. Network Layer: Pengalamatan dan pengiriman paket data.
· Routing
· Pengalamatan secara lojik
· setup dan clearing (pembentukan dan pemutusan)
6. Data-link Layer: pengiriman data melintasi jaringan fisik.
· Penyusunan frame
· Transparansi data
· Kontrol kesalahan (error-detection)
· Kontrol aliran (flow)
7. Physical Layer: karakteristik perangkat keras yang mentransmisikan sinyal data.
4. Router, Bridge dan Repeater
4.1 Router
Router adalah merupakan piranti yang menghubungkan dua buah jaringan yang
berbeda tipe maupun protokol. Dengan router dapat dimungkinkan untuk :
·         Menghubungkan sejumlah jaringan yang memiliki topologi dan protokol yang
berbeda.
·         Menghubungkan jaringan pada suatu lokasi dengan jaringan pada lokasi yang
lain.
·         Membagi suatu jaringan berukuran besar menjadi jaringan-jaringan yang
lebih kecil dan mudag untuk dikelola.
·         Memungkinkan jaringan dihubungkan ke internet dan informasi yang tersedia
dapat diakses oleh siapa saja.
·         Mencari jalan terefisien untuk mengirimkan data ke tujuan.
·         Melindungi jaringan dari pemakai-pemakai yang tidak berhak dengan cara
membatasi akses terhadap data-data yang tidak berhak untuk diakses.
 4.2 Bridge
Bridge adalah jenis perangkat yang diperlukan jika dua buah jaringan bertipe sama
(ataupun bertopologi berbeda) tetapi dikehendaki agar lalu lintas lokal masing-masing jaringan tidak saling mempengaruhi jaringan yang lainnya. Bridge memiliki sifat yang tidak mengubah isi maupun bentuk frame yang diterimanya, disamping itu bridge memiliki buffer yang cukup untuk menghadapi ketidaksesuaian kecepatan pengiriman dan penerimaan data.
 Adapun alasan menggunakan bridge adalah sebagai berikut :
·         Keterbatasan jaringan, hal ini terkait erat dengan jumlah maksimum stasiun,
panjang maksimum segmen, dan bentang jaringan
·         Kehandalan dan keamanan lalu lintas data, bridge dapat menyaring lalu lintas data
antar dua segmen jaringan
·         Semakin besar jaringan, performa atau unjuk kerja semakin menurun
·         Bila dua sistem pada tempat yang berjauhan disambungkan, penggunaan bridgedengan saluran komunikasi jarak jauh jauh lebih masuk akal dibandingkan dengan menghubungkan langsung dua sistem tersebut
4.3 Repeater
Repeater adalah piranti yang berfungsi untuk memperbaiki dan memperkuat sinyal
atau isyarat yang melewatinya, Dua sub jaringan yang dilewatkan pada repeater
memiliki protokol yang sama untuk semua lapisan. Repeater juga berfungsi untuk
memperbesar batasan panjang satu segmen. Sehingga dapat digunakan untuk
memperpanjang jangkauan jaringan.

Senin, 08 Juli 2013

CARA MENGAKTIFKAN KOMPUTER

0 komentar

Cara mengaktifkan Komputer

aktifkan komputerUntuk mengurangi terjadinya kerusakan komputer, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.
1. Usahakan untuk menghidupkan dan mematikan komputer dengan cara yang benar,
2. Jika komputer sudah dimatikan, cabut steker yang menempel pada stop kontak sehingga secara fisik komputer tidak lagi terhubung ke sumber listrik.
Berikut adalah prosedur menghidupkan komputer yang dapat Anda ikuti.
1, Hubungkan kabel atua catu daya komputer ke stop kontak. Kalau menggunakan regulator tegangan, pastikan bahwa kabel catu daya komputer sudah terhubung ke peranti tersebut, kemudian hubungkan kabel catu daya regulator ke sumber listrik. Selain itu, pastikan bahwa tombol power pada regulator dalam keadaan on.
2. Tekan tombol power komputer untuk menghidupkan komputer.
3. Tunggulah sampai komputer selesai melakukan booting dan memuat sistem operasi.
Pada sistem yang berbasis windows, komputer siap menerima perintah dari pemakai setelah muncul tampilan deskstop
Bila yang muncul ada untuk login pengguna klik mouse ke pengguna tersebut dan akan muncul perintah memasukkan user dan password. Dalam hal ini password bertindak sebagai kunci rahasia bagi setiap pemakai. Login adalah proses awal ayng digunakan untuk memverifikasi keabsahan pemakai yang akan menggunakan sistem. Pemakai harus terlebih dahulu memasukkan username sebagai identitas pemakai dan password sebagai kunci yang bersifat rahasia, yang melekat pada masing-masing pemakai.
Bila username dan password yang dimasukkan sesuai dengan tersimpan dalam sistem, pemakai dipersilahkan untuk bekerja lebih lanjut. Jika tidak, pemakai tidak diperkenalkan mengakses sistem.Kebalikan proses login adalah logout atau log off. Perintah logout berfungsi untuk keluar dari sistem aygn digunakan sehingga orang lain tidak bisa mengakses sistem.

Random Posts

  • Memainkan Lagu dan Video di Komputer
    Lagu maupun video sangat mudah diputar atau dimainkan di komputer. Pada Windows misalnya, terdapat WIndows Media Player. COnthoh yang bersifat "open source" atau bisa digunakan gratis atanra lain Medi...
  • Pengertian & Jenis Layanan Email
    Salah satu alat komunikasi saat ini untuk surat menyurat adalah Email. Dengan layanan email ini, urusan surat menyurat menjadi sangat mudah dan pengirimannya juga hitungan detik sampai ke alamat email...
  • Cara Baik Bekerja Dengan Komputer
    Anda telah mengetahui dampak negatif yang diakibatkan oleh pemakaian komputer. Yang menjadi pertanyaan sekarang adalah " Bagaimana mengatasi hal itu, terutama masalah yang berhubungan dengan kesehatan...
  • Penyimpan Eksternal Data
    Penyimpan Eksternal Data Alat TIK kali ini membahas tentang alat penyimpan eksternal data. Penyimpan eksternal adalah peranti yang dapat menyimpan data secara permanen. Dengan adanya penyimpan ekst...

CARA MEMBAKAR (BURNING ISO)

0 komentar

Cara Membakar (Burning) ISO Image Ke CD/DVD

Installer berbagai distro GNU/Linux kebanyakan didistribusikan dalam bentuk image ISO. Kita harus membakarnya (burning) ke dalam CD untuk dapat menggunakannya. Namun banyak pengguna yang salah dengan menggunakan cara yang sama ketika mereka membakar data biasa ke CD. Hasilnya justru CD yang kita dapatkan tidak bootable. Cara yang benar untukmembakar image ISO ke CD/DVD adalah menggunakan fasilitas image burning yang disertakan dalam  kebanyakan software burner.

Di Ubuntu dan kebanyakan distro GNU/Linux yang menggunakan Gnome sebagai desktop kita dapat menggunakan aplikasi Brasero untuk membuat CD yang bootable. Saat pertama kali menjalankan aplikasi ini, klik tombol besar dengan label Burn Image untuk membakar image ISO.
Aplikasi CD burner Brasero

Selanjutnya tentukan file image ISO yang akan dibakar ke CD dengan mengklik pada tombolClick here to select a disc image.
Membakar image ke CD

Untuk menjamin CD dapat dibaca dengan baik di CD drive lama yang mungkin kecepatan optiknya sudah melemah sebaiknya kita menentukan kecepatan pembakaran dengan klik tombol Properties.
Membakar ISO image

Kecepatan yang ideal adalah yang tidak terlalu cepat, saya biasanya menggunakan kecepatan pembakaran 10.0x. Klik tombol Burn untuk memulai proses pembakaran CD.Progress pembakaran akan ditampilkan lengkap dengan perkiraan waktu yang dibutuhkan.
Membuat bootable CD di Ubuntu

Setelah selesai, Brasero akan mengeluarkan CD secara otomatis. Kita dapat membakar CD lainnya dengan image ISO yang sama dengan mengklik tombol Make More Copies.
Proses membakar CD selesai

CARA BURNING FILE ISO

0 komentar

Cara Burning File Iso Ke Flashdisc

Burning file Iso ke CD/DVD itu sudah biasa, tetapi proses burning file iso ke flashdisc juga bisa. Untuk melakukan proses itu, kita membutuhkan sebuah software UNetbootin (Universal Netboot Installer). Software tersebut dapat anda download secara gratis di DISINI.


Langkah burning file iso ke flashdisk adalah sebagai berikut.
  • Download Unetbootin 
  • Setelah download selesai jalankan software tersebut. 
  • Centang pada Diskimage dan klik tombol browse untuk mencari file iso yang akan diburning/dibakar.
  • Terakhir klik Ok.
- See more at: http://www.jagad-info.net/2013/04/cara-burning-file-iso-ke-flashdisc.html#sthash.cEmHuBmb.dpuf

CARA BURNING CD,DVD MENGGUNAKAN NERO

0 komentar

Cara Burning CD, DVD Menggunakan Nero

Cara Burning CD, DVD Menggunakan Nero - Halo cah! Selamat siang, cah kudus hadir lagi disini, hehe.. CK akan menambah kategori komputer nih. Pada postingan sebelumnya saya telah menjelaskan Cara Mengatur Layout dan Zoom Adobe Reader. Jika belum membaca postingan tersebut, silakan dibaca ya :)

Cara Burning CD, DVD Menggunakan Nero
Nah, sekarang CK akan menjelaskan Cara Burning CD, DVD Menggunakan Nero. Tanpa basa-basi langsung ke TKP ya..

Cara Burning CD, DVD Menggunakan Nero
  1. Pastikan PC/ Laptop Anda sudah hidup dan sudah ada CD-RW atau DVD-RWnya. Saya sarankan menggunakan DVD-RW. Kenapa menggunakan DVD-RW cah? Karena : DVD-RW bisa digunakan untuk membakar/ burning CD dan DVD
  2. Pastikan Anda sudah meng-instal software Nero dan memasukkan CD atau DVD kosong/ belum ada Datanya alias blank ke PC/ Laptop Anda :D
  3. Oke, lanjut. Silakan double klik shortcut Nero StartSmart di desktop Anda
  4. Di atasnya menu Favorites, Data, Audio ada pilihan CD/ DVD, CD, DVD. Silakan dipilih (misalnya memilih CD)
  5. Kemudian klik menu Data. pilih Make Data CD
  6. Jika ingin menambahkan data yang akan di burning, klik . Jika ingin menghapus data yang sudah ditambahkan, klik 
  7. Klik . Muncul Final Burn Settings. Silakan isi kotak Disc name. Perhatikan! disebelah kiri ada tanda panah. Silakan klik, disitu ada pengaturan Writing speed, silakan diatur. Jika sudah klik 
  8. Tunggu proses burning. Jika sudah selesai muncul pemberitahuan : Burn process completed successfully. Klik OK


Baca selengkapnya : Cara Burning CD, DVD Menggunakan Nero | Cah Kudus http://yuuddaa.blogspot.com/2011/08/cara-burning-cd-dvd-menggunakan-nero.html#ixzz2YQq4clUw
Difference - Cah Kudus (Alam Yuda)
Under Creative Commons License: Attribution Non-Commercial

CARA BURNING FILE VIDEO

0 komentar

CARA BURNING FILE VIDEO AGAR BISA TERBUKA DI DVD PLAYER DENGAN DVD FLICK

Untuk melakukan burning video yg bertujuan agar bisa terbuka di DVD player, kita membutuhkan sebuah cara tersendiri berbeda dengan cara burning biasa, jika kita menggunakan cara yg biasa maka DVD player tidak akan membaca keberadaan kaset tersebut, salah satu faktornya adalah format file video tersebut tidak didukung oleh dvd player-nya. Untuk itu saya akan memberitahukan cara-cara agar video yg kita burning bisa terbuka di DVD player.
Disini terlebih dahulu kita harus mendownload aplikasi burning-nya DVD Flick, bisa kalian download sendiri aplikasinya disitus resmi DVD FLICK DISINI.
Untuk melakukan proses burningnya, silahkan ikuti langkah-langkah berikut.

1.masukkan kaset dvd kosong yg akan kita burning ke dalam disk drive komputer/laptop.
2.instal terlebih dahulu DVD flick yg kalian download tadi, kemudian buka aplikasinya.

3.klik project setting, lalu akan terbuka jendela baru. Pada bagian general isikan nama dvd pada bagian title.

di bagian video, pilih PAL pada bagian target format.

pada bagian burning, beri tanda pada bagian "burn prject to disc", kemudian klik accept.

4.Setelah itu kita akan kembali pada jendela pertama, klik add title pada bagian samping, lalu pada jendela yg muncul pilih file video yg akan kita burn. Disini kita bisa sekaligus memilihnya dalam jumlah banyak (multiple selection), caranya blok saja file-file yg akan di burn atau dengan ctrl + klik file yg diinginkan, lalu klik open.

5.Pilih menu setting pada bagian atas, disini kita akan memilih tampilan utama pada DVD-nya nanti atau tampilah sebelum video dimulai, seperti contoh saya memilih tampilan "plasma sphere", lalu klik accept.

6.Kemudian kita akan memulai proses burning-nya, klik "create DVD" pada bagian atas, jika muncul jendel seperti dibawah ini klik saja ok.

7.Lalu proses burning akan berjalan, di proses ini kita harus cukup bersabar, karna dari apa yg pernah saya lakukan untuk membuat 1 DVD penuh memerlukan waktu kurang lebih 3 JAM hingga prosesnya selesai, karna di proses inilah file video tersebut langsung di convert format-nya agar bisa terbaca oleh dvd player-nya nanti.

Nah jika proses sudah selesai silahkan tutup aplikasi DVD FLICK-nya dan bisa kalian cek langsung hasilnya di DVD player kalian atau dari komputer dengan program Cyberlink power DVD.

membuat winamp gratis

0 komentar


CARA MEMBUAT SKIN WINAMP SENDIRI

Diposkan oleh Hanif Ahmadi on Rabu, 18 April 2012
WinAmp adalah salah satu pemutar musik yang sangat popular, bahkan mungkin di setiap komputer ( utamanya yang system operasinya Windows ) ada aplikasi ini, tapi terkadang ada rasa bosan dengan tampilan WinAmp yang begitu-begitu saja
Dengan Aplikasi SkinnerToo SE Anda bisa merubah tampilan window dengan gambar yang Anda inginkan, misalnya foto Anda sendiri.



Download SkinnerToo SE

Berikut ini saya mencoba berbagi pengalaman tentang cara membuat Skin WinAmp Menggunakan SkinnerToo SE.
1. Buka SkinnerToo SE
Klik Pilihan Target Skin untuk memilih tipe skin yang akan Anda buat ( Modern atau Clasic )
Dalam “Tutorial” ini saya membahas pembuatan skin klasik, sebenarnya secara umum perbedaan pembuatan skin klasik dan modern tidak jauh berbeda.
Saya memilih yang klasik karena secara pribadi saya lebih menyukai WinAmp klasik ( Winamp 2.74 ), ngapain yang modern kalau sama saja untuk memutar musik dan tidak merubah kualitas suara meskipun menggunakan Winamp Modern.
1
2. Klik File –> Open Image, Pilih Gambar yang akan dijadikan skin ukuran pas untuk membuat skin ini adalah ( 275×348 pixel ).
2
3. Klik Tombol “Make Skin!”, selanjutnya pada pilihan skin template pilihlah yang anda sukai. Agar bisa merubah warna tombol yang ada pilihlah template Flat, Malted, Round Corner, Shaded Button, dan Transparent. Sedangkan untuk Template Full Transparent, warna tombol yang ada akan menyesuaikan dengan warna dasar gambar Anda.
Untuk merubah warna tombol klik button color.
3
41
Pilih Playlist Font Untuk mengubah jenis huruf , normal text adalah untuk mengubah warna file di playlist yang sedang tidak dimainkan, current text adalah untuk mengubah warna file di playlist yang sedang dimainkan sedangkan Selected Backround adalah mengubah warna belakang file dari playlist yang Anda klik. Atau “Perhatikan Arah Panah Diatas !”
4. Jika merasa puas dengan tampilan yang anda buat klik save maka akan langsung menuju Folder skin default dari WinAmp biasanya “C:\Program Files\Winamp\Skins\” dan ber-extention *.wsz.
Hasilya sbb:
5
Menggunakan Template Full Transparent
6
Menggunakan Round Corner
5. Jika Anda merubah folder penyimpanan Skin Anda harus merubah juga skin directory WinAmp, caranya :
- Klik kanan pada Main Window –> Skins –> Skin Browser ( Alt + S )
7
- Klik Tombol “Set skins directory” selanjutnya pilih folder dimana Anda menyimpan skin yang tadi Anda buat.
6. Selesai,'

Demikian cara membuat skin winamp sendiri
 

Copyright 2008 All Rights Reserved Revolution Two Church theme by Brian Gardner Converted into Blogger Template by Bloganol dot com